Tag: SEO Website

  • Perusahaan Website: 7 Kriteria Memilih Partner Tepat

    Perusahaan Website: 7 Kriteria Memilih Partner Tepat

    Memilih perusahaan website tidak cukup dengan membandingkan desain dan harga paket. Website bisnis harus mampu menjelaskan layanan, membangun kepercayaan, memudahkan calon pelanggan menghubungi perusahaan, serta menyediakan data untuk evaluasi pemasaran. Kebutuhan ini semakin penting karena APJII mencatat 221.563.479 pengguna internet di Indonesia pada 2024, dengan tingkat penetrasi sebesar 79,5 persen.

    Artikel ini membantu Anda menilai jasa pembuatan website secara lebih objektif. Anda akan mempelajari tujuh kriteria utama, mulai dari kemampuan memahami tujuan bisnis hingga kepemilikan aset digital, keamanan data, performa, SEO, dan dukungan setelah peluncuran. Dengan kerangka tersebut, Anda dapat menghindari vendor yang hanya menjual tampilan dan memilih partner yang membangun website sebagai aset bisnis jangka panjang.

    Mengapa Memilih Perusahaan Website Harus Berbasis Tujuan?

    Setiap bisnis membutuhkan hasil yang berbeda. Perusahaan jasa mungkin ingin memperoleh permintaan konsultasi. Distributor membutuhkan formulir permintaan harga, sedangkan toko online memerlukan katalog, pembayaran, dan pengelolaan pesanan.

    Oleh karena itu, tentukan tindakan utama pengunjung sebelum membahas warna, animasi, atau teknologi. Perusahaan website yang tepat akan menerjemahkan target tersebut menjadi struktur halaman, pesan utama, formulir, tombol tindakan, dan sistem pengukuran yang jelas.

    7 Kriteria Memilih Perusahaan Website

    1. Memahami Bisnis dan Target Pengguna

    Pertama, vendor perlu bertanya tentang produk, pelanggan, wilayah pemasaran, proses penjualan, pesaing, dan tujuan website. Dengan demikian, pertanyaan tersebut menunjukkan bahwa tim tidak menggunakan satu solusi yang sama untuk semua klien.

    Hasil tahap ini seharusnya berupa sitemap, prioritas halaman, alur pengguna, dan indikator keberhasilan. Sebagai contoh, indikator website B2B dapat berupa jumlah permintaan penawaran, bukan sekadar jumlah kunjungan.

    2. Menampilkan Portofolio yang Dapat Diperiksa

    Jangan hanya melihat tangkapan layar. Buka website portofolio melalui ponsel, lalu coba menu, formulir, tombol WhatsApp, dan halaman layanan. Periksa juga apakah setiap proyek memiliki karakter yang berbeda atau hanya mengganti warna dari template yang sama.

    Selain itu, tanyakan peran vendor dalam proyek tersebut. Dengan demikian, Anda dapat membedakan pekerjaan desain penuh, pengembangan teknis, pemeliharaan, atau sekadar pemasangan template.

    3. Menyiapkan Fondasi SEO Sejak Awal

    SEO bukan pekerjaan tambahan setelah website selesai. Struktur URL, heading, navigasi, internal link, metadata, sitemap, dan konten perlu dirancang sejak tahap awal agar mesin pencari dan pengguna memahami setiap halaman.

    Google juga menyarankan pemilik website untuk mengutamakan konten yang bermanfaat bagi pembaca dan tidak membuat konten semata-mata untuk mengejar peringkat pencarian.

    Pelajari juga panduan jasa pembuatan website dan SEO agar Anda mengetahui komponen SEO dan teknis yang perlu masuk ke dalam ruang lingkup proyek.

    4. Mengutamakan Mobile dan Performa

    Google menggunakan versi mobile suatu halaman untuk proses pengindeksan dan pemeringkatan. Karena itu, perusahaan website harus menguji keterbacaan teks, menu, formulir, gambar, dan tombol tindakan pada ponsel.

    Selain itu, minta vendor melakukan pengujian Core Web Vitals. Sebagai acuan, pengalaman pengguna yang baik mencakup LCP maksimal 2,5 detik, INP maksimal 200 milidetik, dan CLS maksimal 0,1 pada persentil ke-75. Dengan demikian, nilai tersebut memberikan ukuran yang lebih objektif daripada sekadar klaim “website cepat”.

    5. Menjamin Kepemilikan Aset Digital

    Selanjutnya, perusahaan Anda sebaiknya memegang akses penuh ke domain, hosting, CMS, email bisnis, Analytics, Search Console, file desain, serta kode atau cadangan website. Oleh karena itu, cantumkan ketentuan kepemilikan akses tersebut secara tertulis dalam proposal atau kontrak.

    Tanpa kepemilikan yang jelas, bisnis dapat kesulitan saat mengganti vendor, memindahkan hosting, memperbarui website, atau memulihkan data. Oleh sebab itu, mintalah daftar akses yang akan diserahkan setelah proyek selesai.

    6. Menjelaskan Keamanan dan Pengelolaan Data

    Selain itu, pemilik website yang menggunakan formulir kontak perlu melindungi data pengguna, membatasi jenis data yang mereka kumpulkan, dan menjelaskan tujuan pemrosesan data melalui kebijakan privasi.

    UU Nomor 27 Tahun 2022 mengatur hak subjek data, pemrosesan data pribadi, serta kewajiban pengendali dan prosesor data pribadi.

    Selain SSL, tanyakan jadwal backup, pembaruan sistem, perlindungan formulir, pembatasan akses administrator, pemantauan gangguan, dan prosedur pemulihan. Keamanan bukan fitur sekali pasang, melainkan proses yang perlu dipelihara.

    7. Transparan Mengenai Biaya dan Dukungan

    Terakhir, bandingkan total biaya kepemilikan, bukan hanya harga awal. Oleh karena itu, periksa biaya domain, hosting, lisensi, penulisan konten, revisi, maintenance, backup, serta pengembangan fitur lanjutan.

    KomponenPertanyaan yang Perlu Diajukan
    Ruang lingkupBerapa halaman, fitur, dan integrasi yang termasuk?
    RevisiBerapa putaran revisi dan apa batas perubahannya?
    Biaya tahunanBerapa biaya domain, hosting, lisensi, dan maintenance?
    Serah terimaAkses dan dokumentasi apa yang akan diberikan?
    DukunganBerapa lama garansi bug dan bagaimana waktu responsnya?

    Langkah Membandingkan Penawaran Vendor

    Gunakan proses berikut agar keputusan tidak bergantung pada presentasi penjualan:

    1. Tetapkan tujuan website dan tindakan utama pengunjung.
    2. Susun daftar halaman, fitur, integrasi, dan materi yang tersedia.
    3. Minta proposal dengan ruang lingkup, jadwal, biaya, revisi, dan dukungan.
    4. Uji portofolio melalui ponsel serta periksa performanya.
    5. Bandingkan kepemilikan, SEO, keamanan, dan biaya lanjutan.

    Sebagai referensi tambahan, baca panduan memilih jasa pembuat website yang membahas proses proyek, performa, keamanan, dan serah terima aset digital.

    Pilih Partner yang Membangun Aset Bisnis

    Perusahaan website yang tepat tidak hanya menghasilkan halaman yang menarik. Partner tersebut memahami tujuan bisnis, menyusun informasi agar mudah dipahami, membangun fondasi SEO, menjaga performa di perangkat mobile, serta memberikan kepemilikan dan dukungan yang jelas.

    Sebelum memesan jasa pembuatan website, bandingkan proposal berdasarkan tujuh kriteria di atas. Jangan memilih hanya karena harga paling rendah atau desain demo terlihat modern. Kejelasan proses, keamanan, kemampuan mengukur hasil, dan kemudahan pengembangan akan menentukan nilai website setelah diluncurkan.

    Untuk membahas struktur halaman, fitur, SEO, dan kebutuhan website bisnis Anda, konsultasikan proyek melalui WhatsApp Webara.

  • Jasa Pembuatan Website dan SEO untuk Bisnis Bertumbuh

    Jasa Pembuatan Website dan SEO untuk Bisnis Bertumbuh

    Website yang tampil menarik belum tentu membuat calon pelanggan mudah menemukan bisnis Anda. Banyak pemilik usaha membangun website tanpa melakukan riset keyword, menyusun struktur halaman yang jelas, mengukur konversi, atau menyiapkan fondasi technical SEO. Akibatnya, website hanya menjadi profil perusahaan dan jarang mendatangkan pengunjung.

    Jasa pembuatan website dan SEO yang terintegrasi membantu bisnis menghadirkan aset digital yang profesional, memudahkan mesin pencari mengenali setiap halaman, memberikan pengalaman yang nyaman, dan mendorong pengunjung mengambil tindakan. Artikel ini membahas komponen penting yang perlu Anda periksa agar website mampu memperkuat kredibilitas, meningkatkan visibilitas, dan mendukung pertumbuhan bisnis.

    Mengapa Website dan SEO Perlu Dikerjakan Bersamaan?

    Pada dasarnya, SEO bukan fitur tambahan setelah website selesai. Oleh karena itu, tim pengembang perlu merancang struktur URL, navigasi, hierarki heading, internal link, kecepatan halaman, tampilan seluler, dan arsitektur konten sejak tahap perencanaan..

    Google menjelaskan bahwa struktur halaman yang rapi, URL yang jelas, dan konten yang terorganisasi membantu mesin pencari memahami website. Karena itu, tim perlu menyusun strategi SEO sebelum memulai desain dan pengembangan.

    Akibatnya, ketika tim membangun website tanpa fondasi tersebut, bisnis mungkin perlu mengubah struktur, menulis ulang konten, atau memperbaiki aspek teknis. Pada akhirnya, kondisi ini dapat menambah biaya dan memperlambat pelaksanaan strategi pemasaran.

    Perbedaan Website Biasa dan Website Terintegrasi SEO

    AspekWebsite tanpa perencanaan SEOWebsite terintegrasi SEO
    Struktur halamanBerdasarkan tampilanBerdasarkan kebutuhan pengguna dan topik
    KeywordDitambahkan setelah website selesaiDipetakan sebelum halaman dibuat
    URLTidak selalu konsistenSingkat dan deskriptif
    KontenBerfokus pada profil bisnisMenjawab pertanyaan calon pelanggan
    PerformaDiperiksa setelah peluncuranDioptimalkan selama pengembangan
    PengukuranTidak memiliki target jelasMenggunakan Analytics dan Search Console
    KonversiCTA ditempatkan secara umumCTA disesuaikan dengan tujuan halaman

    Dengan demikian, perbedaan tersebut menunjukkan bahwa website SEO friendly bukan sekadar website yang memiliki meta title. Lebih dari itu, website perlu menghubungkan kebutuhan pengguna, struktur konten, teknologi, dan tujuan bisnis.

    Komponen Jasa Pembuatan Website dan SEO

    1. Riset bisnis dan search intent

    Penyedia jasa perlu memahami layanan, pelanggan, area pemasaran, pesaing, dan tujuan website. Sebagai contoh, website kontraktor dapat mendorong calon klien mengajukan permintaan survei, sedangkan website distributor dapat mengajak pengunjung meminta katalog atau penawaran.

    Tim SEO kemudian melakukan riset keyword untuk memahami istilah yang calon pelanggan gunakan saat mencari informasi. Setelah itu, tim menempatkan setiap keyword pada halaman yang relevan agar setiap halaman memiliki tujuan dan topik yang jelas.

    2. Struktur website yang mudah dipahami

    Struktur website bisnis umumnya mencakup beranda, halaman layanan, tentang perusahaan, portofolio, artikel, FAQ, dan kontak. Setiap halaman perlu menjawab kebutuhan pengguna yang berbeda.

    Untuk mempersiapkan proyek, Anda dapat membaca panduan memilih jasa pembuat website. Pemilik usaha yang membutuhkan penyedia lokal juga dapat mempelajari layanan jasa pembuatan website Tegal.

    3. Technical SEO dan performa

    Selain itu, technical SEO memastikan halaman dapat dirayapi, dirender, dan diindeks secara tepat. Proses ini mencakup pengaturan sitemap XML, canonical tag, robots.txt, redirect, schema markup, struktur heading, serta pemeriksaan halaman error.

    Performa juga perlu diperiksa melalui Core Web Vitals. Google menggunakan LCP untuk menilai kecepatan pemuatan, INP untuk respons interaksi, dan CLS untuk stabilitas tampilan. Acuan pengalaman yang baik adalah LCP maksimal 2,5 detik, INP maksimal 200 milidetik, dan CLS maksimal 0,1.

    4. Desain responsif dan berorientasi konversi

    Google menggunakan versi seluler suatu halaman dalam proses pengindeksan dan pemeringkatan. Karena itu, menu, formulir, teks, gambar, dan tombol call to action harus berfungsi dengan baik pada ponsel.

    Desain juga perlu membantu pengunjung mengambil keputusan. Tim desain harus menempatkan bukti pekerjaan, keunggulan layanan, FAQ, formulir, tombol WhatsApp, dan informasi kontak sesuai perjalanan pengguna, bukan hanya berdasarkan pertimbangan visual.

    5. Pengukuran setelah peluncuran

    Selanjutnya, tim perlu menghubungkan website dengan Google Search Console dan perangkat analitik. Melalui Search Console, tim dapat meninjau klik, impresi, kueri pencarian, performa halaman, serta posisi rata-rata website di hasil pencarian.

    Data tersebut membantu bisnis mengidentifikasi halaman dengan visibilitas tinggi, keyword yang mulai berkembang, serta konten yang membutuhkan peningkatan.

    Proses Pembuatan Website dan SEO yang Terukur

    Proses yang terstruktur dapat terdiri dari:

    1. Menentukan tujuan bisnis dan tindakan utama pengguna.
    2. Melakukan riset keyword, kompetitor, dan search intent.
    3. Menyusun sitemap dan pemetaan keyword.
    4. Membuat wireframe serta rancangan konten.
    5. Mengembangkan website dan CMS.
    6. Melakukan optimasi on-page dan technical SEO.
    7. Menguji tampilan seluler, formulir, kecepatan, dan keamanan.
    8. Menghubungkan Analytics dan Search Console.
    9. Melakukan serah terima akses dan dokumentasi.
    10. Menjalankan evaluasi serta pengembangan konten.

    Pemilik bisnis yang membandingkan biaya juga dapat membaca pembahasan mengenai jasa pembuatan website murah Bandung. Namun, perbandingan sebaiknya tidak berhenti pada harga. Periksa ruang lingkup, kepemilikan akun, kualitas hosting, revisi, maintenance, dan optimasi yang disertakan.

    Cara Memilih Penyedia Jasa yang Tepat

    Sebelum memilih penyedia jasa, mintalah proposal yang menjelaskan halaman, fitur, jadwal, tahapan persetujuan, jumlah revisi, cakupan SEO, dan dukungan setelah peluncuran. Selain itu, pastikan penyedia jasa memberikan akses domain, hosting, CMS, Search Console, Analytics, dan file website kepada bisnis Anda.

    Hindari penyedia yang menjanjikan peringkat pertama secara pasti. Google menyatakan bahwa meskipun pemilik website mengikuti pedoman, sistem Google belum tentu merayapi, mengindeks, atau menampilkan setiap halaman dalam hasil pencarian.

    Website yang mengumpulkan nama, alamat email, atau nomor telepon juga perlu memiliki perlindungan formulir dan kebijakan privasi. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 mengatur pemrosesan data pribadi serta kewajiban pengendali dan prosesor data.

    Bangun Website sebagai Aset Pertumbuhan Bisnis

    Jasa pembuatan website dan SEO yang tepat tidak hanya memperbarui tampilan. Layanan tersebut juga membangun struktur yang memudahkan calon pelanggan menemukan website, meningkatkan kenyamanan pengguna, menyajikan konten yang relevan, serta menyediakan sistem pengukuran yang mendukung pengembangan bisnis.

    Sebelum memilih penyedia, tentukan tujuan website, calon pelanggan, layanan prioritas, area pemasaran, dan tindakan yang ingin diperoleh. Kemudian, bandingkan vendor berdasarkan proses, transparansi, kepemilikan aset, kualitas teknis, dan dukungan SEO.

    Webara menyediakan layanan web design, web development, e-commerce, SEO, responsive design, dan maintenance untuk kebutuhan bisnis. Untuk membahas struktur website, kebutuhan fitur, dan target pemasaran bisnis Anda, kunjungi halaman kontak Webara.